Jumat, 31 Juli 2020

PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN BILANGAN PECAHAN

Bilangan Pecahan
Bilangan pecahan adalah sebuah bilangan yang terdiri atas dua bagian yaitu a dan b. A disebut sebagai pembilang yang posisinya berada diatas dan merupakan sebuah bilangan yang akan dibagi oleh b.  Sedangkan b disebut dengan penyebut.
 \frac{a}{b}=\frac{6}{2}
Berdasarkan contoh diatas maka dapat diketahui jika angka 6 adalah pembilang sedangkan angka 2 adalah penyebut.
 8\frac{5}{6}
Sedangkan pada pecahan campuran yang terdiri atas pecahan biasa dan bilangan bulat maka dapat diketahui jika
8 adalah bilangan bulat
\frac{5}{6} adalah bilangan pecahan
Penjumlahan Bilangan Pecahan
  • Penjumlahan Bilangan Pecahan Biasa
Menjumlahkan bilangan pecahanan biasa yang memiliki penyebut dengan angka yang sama dapat dilakukan dengan cara menjumlahkan pembilangnya saja seperti berikut.
 \frac{8}{14}+\frac{4}{14}=\frac{12}{14}
Namun apabila bilangan yang akan dijumlahkan memiliki penyebut dengan angka yang berbeda maka hal pertama yang harus dilakukan adalah menyamakan penyebut agar kedua pembilang memiliki angka penyebut yang sama.
 \frac{2}{3}+\frac{3}{5}=\frac{10}{15}+\frac{9}{15}=\frac{19}{15}
Cara untuk menyamakan kedua pembilang yang memiliki penyebut dengan angka berbeda adalah dengan menggunakan operasi hitung KPK, dimana KPK dari 3 dan 5 adalah 15. Baik penyebut maupun pembilang harus dikalikan dengna angka yang sama dan hal ini hanya berlaku apabila dua pembilang memiliki penyebut dengan angka yang berbeda.
  • Penjumlahan Pada Bilangan Pecahan Campuran

Disebut sebagai bilangan pecahan campuran karena pecahan tersebut terdiri dari bilangan asli dan bilangan campuran. Sehingga untuk dapat menjumlahkan bilangan tersebut hal pertama yang harus dilakukan adalah mengubah pecahan campuran menjadi pecahan biasa.
2\frac{2}{3}+3\frac{3}{5}=
Langkah pertama adalah mengubah pecahan campuran menjadi pecahan biasa secara terpisah.
2\frac{2}{3}= \frac{2x3}{1x3} + \frac{2}{3} = \frac{8}{3}
3\frac{3}{5}= \frac{3x5}{1x5} + \frac{3}{5} = \frac{18}{5}

Selanjutnya karena penyebutnya beda maka harus disamakan, Setelah masing-masing pecahan campuran sudah diubah menjadi pecahan biasa dan memiliki penyebut dengan angka yang sama, maka Anda dapat langsung menjumlahkan kedua pecahan tersebut.
 \frac{8}{3} + \frac{18}{5} =  \frac{40}{15} + \frac{54}{15}
 = \frac{94}{15}=6\frac{4}{15}
Pengurangan Bilangan Pecahan
  • Pengurangan Bilangan Pecahan Biasa
Pada prinsipnya, konsep pengurangan bilangan pecahan biasa sama dengan konsep penjumlahan pecahan biasa, dimana Anda tinggal mengurangi pembilangnya saja.
 \frac{8}{14}-\frac{6}{14}=\frac{2}{14}
Namun apabila bilangan yang akan dikurangi memiliki penyebut dengan angka yang berbeda maka hal pertama yang harus dilakukan adalah menyamakan penyebut agar kedua pembilang memiliki angka penyebut yang sama.
 \frac{1}{2}-\frac{2}{6}=\frac{6}{12}-\frac{4}{12}=\frac{2}{12}
Cara untuk menyamakan kedua pembilang yang memiliki penyebut dengan angka berbeda adalah dengan menggunakan operasi hitung KPK, dimana KPK dari 2 dan 6 adalah 12. Baik penyebut maupun pembilang harus dikalikan dengna angka yang sama dan hal ini hanya berlaku apabila dua pembilang memiliki penyebut dengan angka yang berbeda.
  • Pengurangan Bilangan Pecahanan Campuran
Disebut sebagai bilangan pecahan campuran karena pecahan tersebut terdiri dari bilangan asli dan bilangan campuran. Sehingga untuk dapat mengurangi bilangan tersebut hal pertama yang harus dilakukan adalah mengubah pecahan campuran menjadi pecahan biasa.
4\frac{1}{2}-2\frac{1}{4}=

Langkah pertama adalah mengubah pecahan campuran menjadi pecahan biasa secara terpisah.
4\frac{1}{2}= \frac{4x2}{1x2} + \frac{1}{2} = \frac{9}{2}
2\frac{1}{4}= \frac{2x4}{1x4} + \frac{1}{4} = \frac{9}{4}

Selanjutnya karena penyebutnya beda maka harus disamakan, Setelah masing-masing pecahan campuran sudah diubah menjadi pecahan biasa dan memiliki penyebut dengan angka yang sama, maka Anda dapat langsung mengurangi kedua pecahan tersebut.
\frac{9}{2} - \frac{9}{4} =  \frac{18}{4} + \frac{9}{4}

Materi 1 Bahasa Arab

Perhatikan jenis pekerjaan berdasarkan gambar di bawah ini!

Tulislah arti nama profesi sesuai dengan gambar di bawah ini!
Tulis di buku tulis B. Arab!


Kamis, 30 Juli 2020

Kelas 5 Tema 1 Sub Tema 3 PB 6


Berikut ini cara mencegah terjadinya kelainan pada organ gerak kita.
1.       Untuk menghindari kelainan kaki X yang merupakan bawaan sejak lahir, ibu hamil dianjurkan untuk memperbanyak mengonsumsi sayuran dan minum susu berkalsium.
2.       Agar terhindar dari arthritis sebaiknya selalu menjaga metabolisme asam urat dalam tubuh dengan membatasi makanan yang dapat memicu meningkatnya asam urat.
3.       Agar terhindar dari kelainan lordosis, kifosis, dan skoliosis sebaiknya melakukan olahraga secara teratur, dan menghindari kebiasaan sikap tubuh yang salah, misalnya dengan menerapkan posisi duduk yang benar, menyangga tulang belakang dalam keadaan lurus saat tidur.
4.       Agar terhindar dari osteoporosis dianjurkan untuk mengkonsumsi makanan dan minuman yang banyak mengandung kalsium dan diimbangi dengan olahraga yang teratur.
5.       Agar terhindar dari rakhitis dianjurkan untuk banyak mengonsumsi telur, susu, dan minyak ikan serta berjemur di pagi hari.

TUGAS!
Bagaimana cara menjaga kesehatan rangka tubuh?
Tulis pendapatmu di buku tulis Tema!

Kelas 5 Tema 1 Sub Tema 3 PB 5


Macam-Macam Kelainan, Gangguan, atau Penyakit Otot Manusia

Hipertrofi
Kelainan otot yang membesar dan menjadi lebih kuat karena sel otot diberikan kegiatan/aktivitas yang terus-menerus secara berlebihan.
Atrofi
Kelainan otot yang mengecil, lemah, fungsi otot yang menurun. Hal ini disebabkan adanya penyakit polimielitis yang dapat merusakkan sel saraf pada otot.
Stiff/kaku leher
Kelainan otot karena adanya peradangan otot trapesius leher akibat gerakan yang menghentak secara tiba-tiba/salah gerak
Tetanus
Kelainan otot yang disebabkan adanya infeksi bakteri Clostridium tetani. Tetanus menyebabkan otot menjadi kejang-kejang


TUGAS!
Bagaimana cara mengatasi kram otot saat sedang berolahraga?
Tulis pendapatmu di buku tulis Tema!

Kelas 5 Tema 1 Sub Tema 3 PB 4


Kapal Phinisi, Kapal Penjelajah Dunia
Kapal Phinisi adalah sebuah kapal layar kebanggaan masyarakat Sulawesi Selatan. Bahkan juga menjadi kapal kebanggaan bangsa Indonesia. Ketangguhan dan ketenaran kapal ini telah terdengar di seluruh penjuru dunia. Sudah sejak sekitar abad 14, kapal phinisi berlayar dan menjelajah samudera di seluruh dunia. Konon, Phinisi ini diambil dari nama seseorang yang bernama Phinisi. Suatu ketika dia berlayar melewati pesisir pantai Bira. Dia melihat rentetan kapal di laut, kemudian dia menegur salah seorang nakhoda kapal tersebut bahwa layar yang digunakannya masih perlu diperbaiki. Sejak saat itu orang Bira berfikir dan mendesain layar sedemikian rupa dan akhirnya berbentuk layar Phinisi yang seperti sekarang ini. Atas teguran orang tersebut, maka orang-orang Bira memberi layar itu dengan nama Phinisi.
Kapal Phinisi adalah kapal istimewa. Kapal ini dibuat oleh tangantangan ahli tanpa menggunakan peralatan canggih dan modern. Seluruh bagian kapalnya terbuat dari kayu dan dirangkai tanpa menggunakan paku. Meskipun demikian, kapal ini telah membuktikan ketangguhannya dalam mengarungi samudra dan menjelajah negara-negara dunia. Kapal Phinisi, Kapal Penjelajah Dunia Kapal Phinisi adalah sebuah kapal layar kebanggaan masyarakat Sulawesi Selatan. Bahkan juga menjadi kapal kebanggaan bangsa Indonesia. Ketangguhan dan ketenaran kapal ini telah terdengar di seluruh penjuru dunia. Sudah sejak sekitar abad 14, kapal phinisi berlayar dan menjelajah samudera di seluruh dunia.
Konon, Phinisi ini diambil dari nama seseorang yang bernama Phinisi. Suatu ketika dia berlayar melewati pesisir pantai Bira. Dia melihat rentetan kapal di laut, kemudian dia menegur salah seorang nakhoda kapal tersebut bahwa layar yang digunakannya masih perlu diperbaiki. Sejak saat itu orang Bira berfikir dan mendesain layar sedemikian rupa dan akhirnya berbentuk layar Phinisi yang seperti sekarang ini. Atas teguran orang tersebut, maka orang-orang Bira memberi layar itu dengan nama Phinisi. Kapal Phinisi adalah kapal istimewa. Kapal ini dibuat oleh tangan-tangan ahli tanpa menggunakan peralatan canggih dan modern. Seluruh bagian kapalnya terbuat dari kayu dan dirangkai tanpa menggunakan paku. Meskipun demikian, kapal ini telah membuktikan ketangguhannya dalam mengarungi samudra dan menjelajah negara-negara dunia.
Pengaruh Kondisi Geografis Indonesia sebagai Negara Maritim terhadap Budaya Masyarakat
Kondisi geografis berupa kepulauan yang terdiri atas lebih dari 13 ribu dan tersebar dari Sabang sampai Merauke mengakibatkan beragamnya budaya bangsa Indonesia. Masing-masing daerah atau pulau memiliki budayanya masing-masing yang berbeda dengan daerah atau pulau yang
lain. Masyarakat Indonesia terdiri atas ratusan suku bangsa yang tersebar di lebih dari 13 ribu pulau. Setiap suku memiliki karakteristiknya masingmasing, salah satunya budaya. Budaya antara suku bangsa satu dengan yang lain juga berbeda-beda, seperti bahasa, adat istiadat, tradisi, sistem kepercayaan, dan sebagainya.
Ciri keragaman budaya lokal Indonesia dapat dilihat dari hal-hal sebagai berikut.
1.       Keragaman Suku Bangsa
Nenek moyang bangsa Indonesia berasal dari Yunan, Cina Selatan. Mereka berimigrasi kemudian bercampur dengan penduduk indigenous dan indo-arian dari Asia Selatan. Kemudian terus berkembang hingga membentuk suku-suku bangsa. Suku-suku bangsa di Indonesia diklasifikasikan menjadi 19 suku bangsa induk.
2. Keberagaman Bahasa
Indonesia masuk ke dalam rumpun bahasa Austronesia (Australia-Asia). Rumpun ini terbagi menjadi dua subrumpun lagi yakni Bahasa Austronesia Barat atau Indonesia/Melayu dan Bahasa Austronesia Timur atau Polinesia. Dari subrumpun bahasa tersebut masih terbagi lagi ke dalam wilayah-wilayah bahasa.
3. Keberagaman Religi
Indonesia memiliki keberagaman agama atau kepercayaan. Di Indonesia terdapat enam agama yang diakui secara resmi oleh pemerintah, yaitu Islam, Katolik, Kristen, Hindu, Budha, dan Konghucu. Selain itu juga berkembang aliran-aliran kepercayaan.
4. Keberagaman Seni dan Budaya
Suku bangsa yang beragam di Indonesia tentu menghasilkan kebudayaan yang beragam pula. Salah satu wujudnya adalah kesenian, baik seni sastra, seni tari, seni musik, seni drama atau pertunjukan,  seni rupa, dan sebagainya.


TUGAS!
Tulislah di buku tulis 5 nama pelabuhan beserta tempatnya di Indonesia!

Kelas 5 Tema 1 Sub Tema 3 PB 3


Kondisi geografis Indonesia sebagai negara maritim dan kepulauan menyimpan potensi yang besar dalam berbagai bidang, seperti di bidang ekonomi, sosial, budaya, dan transportasi. Potensi-potensi tersebut dapat menjadi modal yang penting dalam pembangunan nasional guna mewujudkan kesejahteraan masyarakatnya. Wilayah Indonesia yang berupa kepulauan, antara pulau satu dengan yang lainnya disatukan oleh laut mengakibatkan bervariasinya potensi yang dimiliki oleh bangsa Indonesia. Masing-masing pulau memiliki karakteristik masing-masing, mulai dari kondisi alam maupun kondisi sosial-budayanya. Variasi dan karakteristik potensi tersebut terlihat dari lengkap dan beragamnya bentang alam dan hasil alamnya, beragamnya suku bangsa yang mengakibatkan beragam pula ada istiadat dan budayanya, serta beragamnya agama, golongan, dan kelompok masyarakatnya. Keberagaman yang disebabkan adanya perbedaan antara pulau satu dengan pulau yang lainnya ini tidaklah menjadi pemecah dan perenggang, namun justru menjadi pemersatu, karena antara yang satu dengan yang lain bisa saling melengkapi.

Pengaruh Kondisi Geografis Indonesia sebagai Negara Maritim terhadap Kehidupan Ekonomi Masyarakat
                Kondisi geografis sebagai negara maritim dan kepulauan membawa banyak keuntungan bagi bangsa Indonesia. Wilayah laut Indonesia yang sangat luas telah diakui secara internasional sebagai negara maritim yang ditetapkan dalam UNCLOS pada tahun 1982. Hal ini berarti Bangsa Indonesia diberi kewenangan untuk memanfaatkan potensi sumber daya laut. Cakupan wilayah yang sangat besar dan luas, tentu saja laut Indonesia mengandung keanekaragaman sumber daya alam laut yang sangat potensial, baik hayati maupun non-hayati. Sumber daya alam laut tersebut antara lain ikan, terumbu karang dengan kekayaan biologi yang bernilai ekonomi tinggi, wisata bahari, sumber energi minyak dan gas bumi, bahan mineral, dan juga media transportasi antarpulau.
Semua potensi alam tersebut tersedia dalam jumlah yang besar dan tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Besarnya peluang ekonomi dari pemanfaatan potensi sumber daya laut yang sedemikian besar ini tentunya dapat memberikan kontribusi bagi kehidupan ekonomi masyarakat Indonesia. Hingga pada akhirnya  juga akan memberikan kontribusi bagi kesejahteraan bangsa. Kelompok masyarakat yang bisa merasakan langsung potensi kekayaan sumber daya kelautan ini adalah masyarakat yang berda di pesisir. Banyak jenis pekerjaan yang bisa diusahakan untuk menunjang kehidupan ekonominya.

Pengaruh Kondisi Geografis Indonesia sebagai Negara Maritim terhadap Kehidupan Sosial Masyarakat
Sebagai negara maritim dan kepulauan yang berada di antara Benua Australia dan Asia membawa pengaruh terhadap kehidupan sosial budaya bangsa Indonesia. Hal ini bisa terjadi karena dengan posisi tersebut menyebabkan Indonesia menjadi jalur perdagangan dunia. Mau tidak mau banyak pedagang dari berbagai negara di seluruh belahan bumi ini akan melewati dan mampir ke Indonesia. Pedagang-pedagang dari berbagai negara tersebut tentunya memiliki latar belakang yang berbeda antara satu dengan yang lainnya. Para pedagang yang mampir dan ada sebagian yang menetap di Indonesia turut membawa adat budaya dari negara asalnya. Lambat laun adat budaya yang dibawa tersebut akan berbaur, bercampur, bahkan melebur dengan adat budaya asli Indonesia.
Berikut adalah beberapa dampak yang diakibatkan oleh letak dan kondisi geografis bangsa Indonesia sebagai negara maritim atau kepulauan.
1.       Komunikasi dan interaksi antarpenduduk menjadi lebih mudah, baik antarwarga Indonesia maupun orang Indonesia dengan warga asing. Hal ini didukung adanya kemajuan teknologi di bidang pelayaran antarpulau dan antarnegara.
2.       Terjadinya pembauran, pencampuran, atau peleburan nilai-nilai antarpulau dan antarnegara.
3.       Munculnya perkampungan-perkampungan etnis tertentu, seperti Pecinan dan Kampung Arab.
4.       Terjadinya perubahan perilaku masyarakat karena pengaruh masuknya pola dan nilai perilaku dari pulau, daerah, maupun negara lain.
5.       Terjadinya perpindahan ilmu, pengetahuan, dan teknologi.


TUGAS!
Carilah potensi kekayaan alam yang ada di daerah sekitar tempat tinggalmu. Tulis secara singkat di buku tulis Tema!

Kelas 5 Tema 1 Sub Tema 3 PB 2


Macam-macam Kelainan pada Organ Gerak Pasif (Tulang)
Fraktura/Patah Tulang
Kelainan pada tulang akibat kecelakaan, baik kendaraan bermotor atau jatuh. Dibedakan menjadi 2 yaitu fraktura yang tertutup (patah tulang yang tidak sampai merobek kulit/otot) dan fraktura yang terbuka (patah tulang yang merobek/menembus kulit/otot).
Osteoporosis
Kelainan pada tulang yang disebabkan karena adanya pengeroposan tulang. Hal ini karena tubuh sudah tidak mampu lagi menyerap dan menggunakan kalsium secara normal.
Fisura/Retak Tulang
Kelainan tulang yang menimbulkan keretakan pada tulang akibat kecelakaan.
Lordosis
Kelainan tulang karena sikap duduk yang salah sehingga tulang belakang melengkung pada daerah lumbalis. Hal ini akan mengakibatkan posisi kepala tertarik ke belakang.
Skoliosis
Kelainan tulang karena sikap duduk yang salah sehingga tulang belakang melengkung ke arah sampng. Hal ini akan menyebabkan badan akan bengkok membentuk huruf “S”.
Kifosis
Kelainan tulang karena sikap duduk membungkuk sehingga tulang belakang membengkok ke belakang.

Posisi dan Sikap Duduk yang Benar dan Sehat
Kadang saya merasa heran dengan Pak John yang sering mengeluh punggungnya nyeri dan pegal. Padahal setahu saya, Pak John tidak pernah bekerja berat. Jabatan di kantornya pun cukup tinggi, sebagai manager pemasaran. Pak John sering menghabiskan waktu kerjanya dengan duduk. Pada suatu sore, Pak John mengeluh lagi tentang sakitnya. “Bu Catrine kenapa ya punggung saya sering pegal dan nyeri. Setiap kali duduk di kursi saya merasa tidak nyaman. Badan saya sering pegal dan nyeri, tidak hanya di punggung saja, namun juga di bahu dan leher. Apa mungkin karena posisi duduk saya yang tidak benar, ya?” kata Pak John. Keluhan ini sebenarnya juga banyak dialami oleh para eksekutif dan pekerja kantoran. Berbagai posisi tubuh yang tidak tepat dapat mengakibatkan otot-otot tertentu bekerja secara berlebih. Misalnya saat duduk menulis, bekerja di depan komputer dengan posisi duduk yang tidak tepat, kebiasaan menelpon dengan menjepit telepon di antara kuping dan bahu. Hal-hal semacam inilah yang mengakibatkan munculnya keluhan-keluhan seperti apa yang dialami oleh Pak John. Tulang punggung merupakan bagian tubuh yang memiliki peranan besar dalam menjaga kestabilan tubuh. Tidak dapat dipungkiri bahwa sebagian aktivitas sehari-hari kita dilakukan dengan posisi duduk, sehingga sangatlah penting untuk mengetahui posisi duduk yang benar untuk menjaga kesehatan tulang punggung kita.
Lalu bagaimanakah posisi duduk yang benar untuk mencegah terjadinya nyeri dan pegal pada punggung, bahu, dan leher itu? Posisi dan sikap duduk yang benar itu adalah posisi dan sikap duduk yang ergonomis. Pada saat duduk, usahakan posisi kepala berada segaris dengan tubuh dan menghadap ke depan. Bahu rileks dengan lengan berada pada kedua sisi tubuh. Siku menempel pada tubuh dan menekuk membentuk sudut 90-120 derajat. Punggung harus ditopang secara penuh dengan penopang pada saat tegak, atau sedikit bersandar. Posisi paha dan panggul ditopang oleh dudukan kursi dan sejajar dengan lantai. Sedangkan lutut setinggi panggul, membentuk sudut 90 derajat. Meskipun sudah dapat melakukan posisi dan sikap duduk ergonomis, namun juga tidak boleh duduk dengan jangka waktu yang lama. Oleh karena itu seringlah beranjak atau sekedar mengubah posisi. Jika diperlukan, lakukan gerakan peregangan, agar otot-otot kembali lemas dan tidak terjadi kekakuan. Selain itu, pada saat duduk jika ingin mengambil sesuatu yang berada di belakang, jangan sampai memuntir punggung. Sebaiknya putarlah keseluruhan tubuh sebagai satu kesatuan. Memenuhi kebutuhan cairan tubuh juga dapat menjaga kesehatan tulang kita. Meskipun kebutuhan cairan tiap orang berbeda-beda, namun paling tidak kita harus minum minimal 6 gelas sehari. Hal ini berfungsi untuk menjaga kelembaban otot dan tulang sehingga dapat dengan rileks melakukan fungsinya. Ada yang tidak kalah pentingnya lagi, yakni pilihlah meja dan kursi yang tepat pula. Dengan demikian akan terhindar dari timbulnya rasa nyeri dan pegal setelah duduk.


TUGAS!
Mengerjakan LKS Tema 1 "Ayo Berlatih" Hal. 75, tulis jawabanmu di buku tulis Tema!

Kelas 5 Tema 1 Sub Tema 3 PB 1


Gerabah dari Pulau Madura
Salah satu warisan karya budaya yang sangat tua, luas persebaranya, dan mampu bertahan hingga sekarang adalah gerabah, yakni barang pecah belah dari tanah bakar yang dibuat secara tradisional. Gerabah juga dikenal dengan sebutan tembikar. Gerabah konon sudah dibuat manusia  sejak mereka hidup menetap dan mulai bercocok tanam beberapa ribu tahun sebelum tahun masehi, dan kini masih kita dapatkan di seluruh pelosok Nusantara, tidak terkecuali di Pulau Madura. Pada situs-situs kebudayaan dan purbakala, banyak dijumpai gerabah atau tembikar yang difungsikan sebagai peralatan atau perkakas rumah tangga dan untuk keperluan peribadahan serta penguburan mayat. Gerabah yang paling sederhana dibuat dan dibentuk hanya menggunakan tangan dengan ciri adonan yang kasar dan bagian-bagian gerabah tersebut masih dipenuhi oleh jejak-jejak jari. Selain itu, bentuknya kadang tidak simetris.
Tidak terkecuali di Pulau Madura, gerabah dibuat untuk difungsikan sebagai peralatan sehari-hari masyarakat setempat, yang dilakukan secara tradisional seperti apa yang dilakukan oleh para pendahuliunya. Kesamaan pembuatan gerabah di Madura sekarang ini dengan para pendahulunya adalah proses pembuatan dan bentuknya yang masih tradisional sama seperti gerabah-gerabah yang dihasilkan pada zaman terdahulu. Gerabah-gerabah yang dihasilkan oleh para pengrajin di Madura adalah gerabah yang dibuat dari tanah liat yang berwarna kuning dengan pasir halus. Tanah liat hitam dapat juga dipergunakan tetapi kualitasnya kurang baik. Beberapa daerah di Madura menjadi penghasil gerabah, seperti di Mandala Andulyang, Duko Ru Baru, Yangkatan Kyangean, Baragung, Pademawa, Dalpenyang Pakaporan, dan Blega Bangkalan. Di antara daerah-daerah tersebut, yang sangat terkenal adalah Karang Penang Sampang dan Andulang Sumenep. Kedua daerah tersebut memproduksi gerabah dalam bentuk genteng. Memang tidak semua daerah di Madura menghasilkan gerabah. Hal ini disebabkan karena tidak semua wilayah di Madura memiliki struktur tanah liat yang dijadikan bahan dasar pembuatan gerabah. Secara umum, tanah-tanah di Madura mengandung pasir yang tinggi, karena Pulau Madura dikeliling oleh pantai, sehingga tidak bisa digunakan untuk membuat gerabah. Di antara daerah-daerah penghasil gerabah tersebut ada semacam perjanjian kerja untuk membuat barang-barang yang sudah ditentukan secara turun-temurun atau spesialisasi. Dengan spesialisasi ini persaingan dapat dicegah.
Gerabah Madura juga memiliki kekhasan lokal yang disebabkan oleh keahlian/keterampilan pengrajin, tersedianya bahan, teknik pembuatan, dan teknik pembakaran. Dengan spesialisasi dan ciri khasnya itu, banyak kampung diberi nama sesuai dengan nama jenis tembikar tertentu.Peralatan pengrajin gerabah Madura adalah alat-alat tradisional yang tidak jauh bedanya dengan yang sudah digunakan pada zaman prasejarah. Alat-alat umum adalah cangkul, linggis, ember, dan alat-alat khusus seperti berikut.
1.       Panombuk atau penumbuk berupa bulatan bertangkai untuk alat pembentuk bagian dalam.
2.       Panempa atau penempa untuk pembentuk dan penghalus bagian luar berupa sekeping papan.
3.       Pangorek atau pengerok, sejenis sabit bermata miring bertangkai panjang untuk menghaluskan bagian dalam.
4.       Panyabungan, wadah air untuk menetesi gerabah dengan secarik kain agar mudah dihaluskan.
5.       Pangeled, secarik kain untuk membentuk bibir gerabah.
6.       Pangajakan, sejenis nyiru untuk ayakan pasir.
7.       Pangabuan, tempat abu.
8.       Panompal, alat menyisikan abu dari pembakaran.
9.       Wer-kower, galah berujung kawat lengkung.
10.   Pamatong, sejenis pisau atau kawat pemotong tanah liat.
11.   Pungku, pembakaran gerabah.
Adapun proses pembuatan gerabah dilakukan dengan tahapantahapan yang harus dilakukan secara berurutan. Proses pembuatan gerabah tersebut sebagai berikut.
1.       Menyiapkan bahan berupa tanah liat.
2.       Mengaduk tanah liat dengan dicampur air.
3.       Setelah jadi adonan, diambil per bongkahan untuk dibuat bentuk kasar.
4.       Dengan menggunakan kain pangeled, bibir atau pinggiran bongkahan dibentuk sehingga bulat melingkar.
5.   Bila yang dibuat sejenis periuk, maka ketika pinggiran atau bibir sudah jadi lalu diangin-anginkan. Baru kemudian membuat bagian perut yang terpisah dengan bibir, kemudian setelah jadi perut dan bibir disambung dan diperhalus.
6.      Bila yang dibuat bertelinga atau bertangkai, maka dibuatkan telinga atau tangkai untuk kemudian ditempelkan atau digabungkan dan diperhalus.
7.       Setelah halus dan diteliti kesempurnaannya, kemudian dijemur atau dibakar hingga benar-benar kering.
8.       Langkah terakhir setelah kering adalah dibersihkan. Namun untuk beberapa daerah ada yang masih menyempurnakannya dengan cat yang berasal dari lumpur.
Keberadaan pengrajin gerabah di Madura ini telah banyak memberikan manfaat, baik untuk pengrajin, pemakai maupun untuk masyarakat umum. Pemakai gerabah Madura memperoleh banyak keuntungan seperti harga murah, anti karat, mudah dibersihkan, dan mengurangi polusi. Di samping itu, juga dapat menyerap banyak tenaga kerja. Kerajinan gerabah ini juga merupakan salah satu cara melestarikan warisan budaya yang telah turun menurun. Mengingat manfaat-manfaatnya tersebut, maka pelestariannya perlu mendapat perhatian kita semua. Salah satu caranya dengan menjaga kualitas. Meski gerabah masih tetap diproduksi, tetapi dalam perkembangannya dihadapkan pada produk-produk modern. Produk-produk modern tersebut tidak hanya proses pembuatannya yang modern, namun juga menggunakan bahan-bahan yang lebih praktis dan lebih tahan lama, seperti dari plastik, karet, besi, dan aluminium. Akibatnya, lambat laun menggeser keberadaan gerabah. Para pengrajin pun juga terancam

TUGAS!
Mintalah orang tuamu menceritakan secara singkat pengalamannya saat masih kecil. Kembangkan cerita tersebut dalam sebuah tulisan di buku tulis Tema!

Kamis, 23 Juli 2020

Kelas 5 Tema 1 Sub Tema 2 PB 6


Macam-Macam Gerak Otot
1. Gerak meluruskan contohnya meluruskan lutut, siku dan ruas jari.
2. Gerak menekan ke bawah atau menurunkan.
3. Gerak memutar lengan sehingga telapak menelungkup.
4. Gerak menjauhkan, contohnya gerak tungkai menjauhkan dari sumbu tubuh.
5. Gerak yang memutar lengan sehingga tangan menegadah.
6. Gerak yang mendekatkan sumbu tubuh contohnya gerak yang mendekatkan
tungkai dengan sumbu tubuh.
7. Gerak yang membengkokkan contohnya membengkokkan siku, ruas jari
dan lutut.

CARA MENJAGA DAN MERAWAT OTOT PADA MANUSIA
1. Menghindari gerakan yang membebani kerja otot secara berlebihan.
Agar terhindar dari gangguan atau cedera pada otot, maka kita harus menghindari kegiatan atau gerakan yang dipaksakan, gerakan tiba-tiba, dan kegiatan-kegiatan yang terlalu membebani kerja otot.
2. Melakukan peregangan
Lakukan beberapa gerakan peregangan sebelum dan sesudah melakukan aktivitas tertentu yang memanfaatkan kerja otot dalam jangka waktu yang lama seperti saat melakukan olah raga, berjalan jauh, dan berlari.
3. Melakukan latihan rutin
Banyak latihan fisik yang dapat kita lakukan untuk menjaga kesehatan otot. Latihan rutin ini dapat dilakukan dengan beban maupun tanpa beban, bisa dilakukan di dalam maupun di luar ruangan. Misalnya jogging, bersepeda, latihan kebugaran di pusat kebugaran, dan lain-lain.
4. Memenuhi kebutuhan cairan tubuh
Kebutuhan cairan setiap orang berbeda-beda. Sedikitnya mengonsumsi 6 gelas air sehari agar dapat menjaga kesehatan tubuh. Cairan dapat membantu otot melemas setelah berkontraksi serta dapat melembabkan sel-sel otot, sehingga tidak mudah mengalami ketegangan.
5. Mengonsumsi makanan yang bergizi dan bermanfaat bagi otot
Banyak jenis makanan yang mengandung gizi yang baik bagi otot, khususnya untuk pembentukan otot. Makanan-makanan tersebut antara lain putih telur, susu, ikan tuna, sayur brokoli, dada ayam, daging sapi, minyak ikan, keju, kacang almond dan kacang arab, dan bayam.
6. Meringankan nyeri otot
Gunakan krim khusus otot untuk menimbulkan rasa hangat sehingga otot yang kram menjadi lebih rileks.



Penting!!!
Bacalah materi selengkapnya pada Buku Pegangan Siswa Hal. 113 - 121

TUGAS!
Mengerjakan LKS Latihan Pembelajaran 6 Hal. 61 - 62
Mengerjakan LKS Latihan Sub Tema 2 Hal. 63 - 67

Kelas 5 Tema 1 Sub Tema 2 PB 5


OTOT MANUSIA
Otot adalah jaringan yang ada di dalam tubuh manusia, berupa alat gerak aktif yang menggerakkan tulang sehingga menyebabkan suatu organisme atau indvidu dapat bergerak. Otot bekerja dengan cara berkontraksi dan berelaksasi.
Fungsi Otot pada Manusia
• Menjalankan dan melaksanakan kerja contohnya berjalan, mengangkat,
dan memegang.
• Menggerakkan jantung.
• Mengalirkan darah yang terdiri atas zat-zat yaitu nutrisi, oksigen, dan lain-lain.
Otot-otot dalam tubuh manusia memiliki beberapa fungsi, tetapi fungsi yang utama adalah untuk bergerak. Adapun fungsi-fungsi yang lain antara lain untuk mendukung tubuh, menjaga postur tubuh, dan menjaga suhu tubuh. Semua fungsi otot tersebut dapat dilakukan apabila otot dalam keadaan sehat, tanpa terjadi gangguan atau kelainan. Otot dalam tubuh manusia berperan dalam gerakan-gerakan yang disengaja. Gerak yang disengaja berarti dilakukan secara sadar dan membutuhkan usaha tersendiri pada tiap-tiap bagian otot. Contoh gerak yang disengaja antara lain berjalan, membungkuk, memutar, memegang, dan mengangkat. Selain itu, otot dalam tubuh manusia juga berperan dalam gerakan manusia yang tidak disengaja. Gerak manusia yang tidak disengaja adalah gerakan yang terjadi secara otomatis. Contoh gerak yang tidak disengaja antara lain pernapasan, gerak pencernaan makanan melalui sistem pencernaan, dan detak jantung. Otot dalam tubuh juga berfungsi memberikan dukungan. Otot-otot dalam tubuh manusia, khususnya otot-otot pada rangka bekerja untuk mendukung tubuh. Misalnya ketika duduk dan berdiri, otot-otot rangka, ini akan melakukan penyesuaian gerakan dengan memperkuat sendi dengan menopang tulang sehingga berada pada posisi yang tepat.
Selain itu otot rangka juga memegang peranan penting dalam menentukan kekuatan tubuh secara keseluruhan dan kemampuan untuk melakukan aktivitas fisik. Dengan otot yang kuat maka kesehatan tubuh kita juga akan terjaga dan kita pun akan bisa melakukan berbagai gerakan. Fungsi lain dari otot adalah untuk mempertahankan postur tubuh. Otot-otot rangka membantu manusia misalnya untuk berdiri dan mempertahankan sikap tegak. Dalam hal ini otot-otot tersebut juga membantu menjaga keseimbangan tubuh. Otot juga berperan dalam menjaga suhu tubuh secara keseluruhan. Sistem otot dapat merespon jika tubuh mengalami penurunan dan peningkatan suhu tibuh. Contoh respon otot ketika terjadi penurunan suhu tubuh adalah menggigil. Menggigil adalah respon tidak sengaja dimana otot berkontraksi secara tepat untuk menghasilkan panas. Otot yang menggigil tersebut menuntut peningkatan darah yang mengandung oksigen untuk meningkatkan suhu tubuh.



Penting!!!
Bacalah materi selengkapnya pada Buku Pegangan Siswa Hal. 104 - 112

TUGAS!
Mengerjakan LKS Latihan Pembelajaran 5 Hal. 58

Kelas 5 Tema 1 Sub Tema 2 PB 4


Alam Indonesia dikenal sangat indah dan kaya akan berbagai sumber daya alam. Tidak heran jika banyak wisatawan dari berbagai negara tertarik dan datang ke Indonesia. Kegiatan pariwisata ini pun berkembang di sejumlah wilayah seperti Bali, Yogyakarta, Lombok, dan Raja Ampat di Papua, dan lain-lain sehingga mendatangkan keuntungan ekonomi yang tidak sedikit. Tuhan telah menganugerahi negara ini berupa hutan, sungai, danau, gunung, pegunungan, lembah, dan padang rumput yang sangat memesona. Ingatlah keindahan dan kekayaan ini tidaklah semua negara memilikinya.
Banyak negara yang sebagian wilayahnya hanya berupa padang pasir, hamparan es, atau padang rumput. Kenampakan alam pada bentang alam Indonesia merupakan salah satu yang terlengkap di dunia. Laut, pantai, dataran rendah, lembah subur, padang rumput, sungai, danau, bukit, pegunungan, hingga gunung dapat ditemukan di Indonesia. Bentang alam di Indonesia sangat bervariasi. Masing-masing wilayah memiliki karakteristik masing-masing yang membedakan dengan wilayah lain di Indonesia.



Penting!!!
Bacalah materi selengkapnya pada Buku Pegangan Siswa Hal. 88 - 103

TUGAS!
Mengerjakan LKS Latihan Pembelajaran 4 Hal. 53- 54

Kelas 5 Tema 1 Sub Tema 2 PB 3


Wilayah Indonesia yang sangat luas dan berupa kepulauan telah mengakibatkan keberagaman penduduknya, salah satunya adalah keberagaman suku. Kamu telah mengamati dan memahami persebaran suku-suku bangsa di Indonesia melalui peta di atas. Selain keberagaman suku bangsa, Indonesia juga dianugerahi keberagaman agama. Saat ini ada 6 agama yang diakui oleh pemerintah untuk dianut oleh masyarakat, yakni Islam, Kristen, Katholik, Buddha, Hindu, dan Konghucu. Adapun Islam menjadi agama dengan jumlah pemeluk terbesar di Indonesia.

Kerukunan Umat Beragama di Indonesia
Kerukunan umat beragama merupakan bentuk hubungan antarmanusia yang damai berkat adanya toleransi beragama. Toleransi beragama adalah suatu sikap saling mengerti dan menghargai tanpa adanya sikap membeda-bedakan dan mengecilkan umat agama lain. Kerukunan umat beragama sangat penting bagi bangsa Indonesia untuk mencapai kesejahteraan hidup. Seperti yang telah kita ketahui bahwa Indonesia memiliki keragaman yang begitu banyak, salah satunya adalah agama. Meskipun mayoritas penduduk Indonesia memeluk agama Islam, namun ada beberapa agama lain yang juga dianut, yakni Buddha, Hindu, Kristen, Katholik, dan Konghucu. Setiap agama tentunya memiliki aturan masing-masing dalam menjalankan ajaran agamanya.
Namun, perbedaan ini bukanlah alasan menjadi pemecah belah, namun justru menjadi pemersatu dan memperkaya nilai-nilai dalam masyarakat. Sebagai satu saudara dalam tanah air yang sama, kita harus menjaga kerukunan umat beragama agar bangsa dan negara kita tetap menjadi satu kesatuan yang utuh. Tri Kerukunan Umat Beragama merupakan program yang dicanangkan pemerintah untuk menciptakan kehidupan beragama damai dan rukun. Program ini menghendaki adanya kerukunan antarumat beragama dalam satu agama (intern umat beragama), kerukunan antara umat beragama yang satu dengan agama lain, dan kerukunan antara umat beragama dengan pemerintah. Hal ini perlu dilakukan untuk mencegah munculnya konflik dalam kehidupan beragama.
Tri Kerukunan Umat Beragama bertujuan agar masyarakat Indonesia bisa hidup dalam kebersamaan, meskipun banyak perbedaan. Program ini harus diwujudkan agar tidak terjadi pengekangan dan pengurangan hak-hak dalam menjalankan ajaran agama, seperti dalam pendirian rumah ibadah, pelaksanaan ibadah dan hari besar keagamaan, serta penyiaran agama. Tri Kerukunan Umat Beragama dimulai dengan kerukunan antarumat beragama dalam satu agama (intern umat beragama). Perbedaan pandangan dalam satu agama dapat memicu terjadinya konflik dalam agama itu sendiri. Oleh karena itu perbedaan pandangan ini haruslah diupayakan agar tidak saling merasa bahwa pandangannya adalah yang paling benar.
Tri Kerukunan Umat Beragama selanjutnya adalah kerukunan antarumat beragama yang memiliki pengertian kehidupan yang rukun antar masyarakat meskipun berbeda agama dan keyakinan. Dalam hal ini tidak terjadi sikap saling curiga mencurigai serta selalu menghormati agama masing-masing. Selain itu juga tidak saling memaksakan agama kepada orang lain. Adapun Tri Kerukunan Umat Beragama yang terakhir adalah kerukunan antarumat beragama dengan pemerintah mengandung pengertian bahwa tiap-tiap umat beragama dapat bekerja sama dan bermitra secara baik dengan pemerintah dalam menjaga kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Dalam hal ini para tokoh agama dan pemerintah sangat diperlukan perannya dalam mencari solusi yang baik tanpa merugikan pihak manapun.

INDONESIA ADALAH BANGSA YANG BESAR
Banyak faktor yang membuat bangsa Indonesia menjadi sebuah bangsa yang besar yang bisa disandingkan dengan bangsa-bangsa besar lainnya di dunia. Banyak faktor pula yang menjadikan kita semakin bangga menjadi warga negara Indonesia. Faktor-faktor tersebut antara lain sebagai berikut.
1. Nilai-nilai luhur yang hidup di tengah-tengah masyarakat.
2. Wilayahnya yang luas dan berupa kepulauan.
3. Letak geografis dan strategisnya.
4. Besarnya jumlah penduduk.
5. Beragamnya suku, agama, ras, dan golongan.
6. Beragamnya budaya, sosial, dan ekonomi.
Keberagaman yang dimiliki oleh Bangsa Indonesia tidak terlepas dari pengaruh luasnya wilayah Indonesia. Wilayah Indonesia berupa kepulauan yang terdiri atas pulau besar dan kecil baik yang berpenghuni maupun yang tidak berpenghuni. Meskipun demikian, keberagaman ini bukanlah menjadi pemecah, justru menjadi pemersatu bangsa dengan berlandaskan Pancasila.



Penting!!!
Bacalah materi selengkapnya pada Buku Pegangan Siswa Hal. 76 - 87

TUGAS!
Mengerjakan LKS Latihan Pembelajaran 3 Hal. 47 - 49

Kelas 5 Tema 1 Sub Tema 2 PB 2


Manusia bisa melakukan aktivitas seperti duduk, berdiri, dan berbaring karena memiliki rangka tubuh. Selain itu, manusia juga memiliki alat indra untuk mengamati lingkungan sekitar, mencium aroma makanan, dan sebagainya. Tulang membantu melindungi bagian-bagian tertentu pada tubuh kita. Kerangka aksial meliputi 80 tulang pada manusia, sedangkan kerangka apendikular terdiri dari 126 tulang. Misalnya, bagian yang lunak dan organ dalam penting seperti hati, jantung, paru-paru, dan ginjal.
Tulang merupakan kerangka tubuh yang menahan dan menjaga bentuk tubuh. Jika tidak ada tulang dalam rangka tubuh manusia, maka tubuh akan jatuh terkulai dan tidak berdiri. Antar tulang digabungkan dengan sendi. Di mana sendi menjadikan tulang terikat kuat pada tempatnya. Selain itu, yang dapat menggerakkan rangka adalah otot. Berikut bagian-bagian rangka:
Rangka kepala
Rangka kepala (tengkorak) meliputi tulang-tulang tengkorak wajah dan tulang pelindung otak.
Tulang tengkorang wajah terdiri dari:
1.      Dua tulang hidung
2.      Dua tulang pipi
3.      Dua tulang rahang atas dan tulang rahang bawah
4.      Dua tulang air mata
5.      Tulang langit-langit
6.      Tulang pisau luku
7.      Satu tulang lidah
Untuk tulang pelindung otak meliputi:
1.      Tulang dahi
2.      Tulang belakang kepala
3.      Dua tulang pelipis
4.      Dua tulang ubun-ubun
5.      Dua tulang baji
6.      Dua tulang tapis
Rangka Badan
Rangka badan terdiri dari:
Tulang belakang
Tulang belakang terdiri atas: Tujuh ruas tulang leher 12 ruas tulang punggung Lima ruas tulang pinggang Lima ruas tulang kelangkang Empat ruas tulang ekor
Tulang rusuk
Tulang rusuk terdiri atas: Tujuh pasang tulang rusuk sejati Tiga pasang tulang rusuk palsu Dua pasang tulang rusuk melayang Tulang dada Tulang dada merupakan tempat melekatnya tulang rusuk bagian depan. Tulang rusuk dan tulang dada memebentuk rongga dada.
Tulang gelang bahu
Tulang gelang bahu membentuk rangka baju. Tulang ini tersusun dari sepasang tulang belikat dan sepasang tulang selangka.
Tulang gelang panggul
Tulang gelang panggul membentuk rangka panggul. Di mana tulang gelanmg panggul dibentuk oleh dua tulang usus, dua tulang duduk, dan dua tulang kemaluan.

COVER
Asyik sekali ya, aktivitas membaca itu? Apalagi jika membaca sebuah buku secara menyeluruh. Pada saat membaca buku, sebenarnya isi dari sebuah buku sudah dapat kita terka atau prediksikan sebelumnya dengan melihat sampul atau cover buku tersebut. Karena memang sampul cover buku merupakan bagian buku yang berupa gambar ilustrasi yang bisa mewakili isi buku.
Cover atau sampul buku merupakan cerminan dari keseluruhan isi buku. Cover atau sampul merupakan bagian terluar dari buku yang terdiri atas dua sisi, yakni depan dan belakang. Kedua sisi ini saling mendukung dan melengkapi serta menguatkan isi dari buku. Cover yang baik adalah yang bisa mempengaruhi dan menarik minat orang untuk membaca isi buku secara keseluruhan. Untuk itu, maka sebuah cover harus memenuhi unsur-unsur berikut.
1. Terdapat judul dengan pemilihan jenis huruf yang menarik dan mencolok.
2. Terdapat kalimat penjelas judul yang singkat dan mudah dipahami.
3. Terdapat nama penulis.
4. Terdapat identitas penerbit.
5. Menyertakan gambar yang menarik.
6. Terdapat sinopsi isi buku pada sisi belakang.
7. Terdapat identitas buku pada punggung buku



Penting!!!
Bacalah materi selengkapnya pada Buku Pegangan Siswa Hal. 63 - 75

TUGAS!
Mengerjakan LKS Latihan Pembelajaran 3 Hal. 43